Setelah beberapa hari berkutat sama PyOD converter, akhirnya masalah selesai…. converter gw jalan heheh, en tau masalahnya apa? hmm… gw gak tau pasti sih, tapi masalah muncul pas gw upgrade ke openoffice 2.4. pas pake openoffice2.4, pertama gw buka openoffice as a service pake:
GE ubek ubek… cari syntax yang kurang ampe mabok nyarinya….pokoknya dah banting tulang deh :d.
Finally i found the answer… en ternyata ada kemungkinan itu bug dari OpenOffice 2.4. pas gw ganti ke Open Office 2.3… my syntax works fine…. so kalo loe nemuin masalah kayak gitu, pastikan loe downGrade ke OpenOffice 2.3
Buat link en kegunaan PyOD converter, loe bisa liat di :
Pilwalkot Bandung tampaknya semakin memanas saja, para kandidat saling menjatuhkan satu sama lain dengan berbagai cara dan tanpa terkecuali. Jika kembali dilihat Pilwalkot Bandung diikuti oleh 3 pasangan yaitu :
1.Dada Rosada & Ayi Vivananda
2.Taufikurrahman & Abu Syauqi
3.Hudaya & Nahadi
Banyak cara dilakukan masing kandidat untuk mengambil simpati publik, mulai dari Dada Ayi yang menunjukkan keberhasilan pembangunan Bandung 5 Tahun kebelakang, Pasangan TRENDY yang menggunakan PKS dan PLTSa sebagai isu utama selain isu isu masalah bandung, sampai hudaya nahadi yang katanya didukung oleh warga Saritem… (padahal warga Saritem pernah berikrar hanya akan mendukung calon yag membuka kembali Saritem….)
Tapi itulah yang namanya Kampanye…. tarik menarik pendukung sudah mulai tidak sehat…. ini terlihat dari polling virtual yang dilakukan di media virtual ternama seperti Detik.bandung.com atau tribunjabar.co.id. Kedua situs ini membuat polling tentang siapa yang layak jadi walikota Bandung 2008 – 2013. untuk kasus detik Bandung, ketika pasangan no 1 unggul 7000 suara pada tanggal, secara tiba tiba kurang dari 30 menit kemudian, pasangan no 2 mengejar dan akhirnya meninggalkan pasangan pertama 30 rb suara.
sebagai orang yang mempunyai keingintahuan yang sangat besar, saya jadi penasaran dengan fenomena “luar biasa” ini. Secara statistik sederhana penambahan 30,000 suara dalam 30 menit itu bila dirata-rata artinya dalam 1 menit ada 1,000 orang yangmemilih pasangan no 2. Kalau mau ditelaah lebih jauh lagi, dalam satu detik berarti ada 16-17 orang yang memilih pasangan no 2. Secara teknis, ini berartidi satu detik pertama ada 16-17 orang dengan 16-17 komputer/laptop yang mengklik tombol pilih di halaman web polling tersebut. Kemudian tepat satu detik kemudian ada 16-17 orang yang lain dengan 16-17 komputer/laptop yang lain pula, yang mengklik tombol pilih di halaman web yang sama. Dan karena 30 menit itu setara dengan 1,800 detik, untuk mencapai 30,000 suara dalam 30 menit maka hal tersebut di atas harus berulang sebanyak 1,800 kali!!!
Entah kenapa kemudian terbersit di benak saya beberapa teori konspirasi yang mungkin saja terjadi. Salah satunya adalah muncul dalam bentuk pertanyaan sederhana: “Mungkinkah pihak penyelenggara polling telah bekerja sama sedemikian rupa dengan pasangan calon no 2, sehingga apapun yang terjadi pasangan no 2 lah yang pasti menang?” Sebab yang tak kalah aneh lagi, keesokan harinya polling tiba2 ditutup oleh pihak penyelenggara.
Lalu bagaimana dengan polling yang diadakan juga oleh tribunjabar.co.id. hal yang sama terulang kembali, ketika saya yang sedang iseng tiba tiba melihat perubahan 300 suara dalam 1 detik… wow!!.. tapi hal ini tidak berhenti satu kali, ketika untuk yang kedua kalinya perolehan suara pasangan calon no 2 naik 700 suara dalam sekejap, namun sayang bagi tribun, saya sempat meng-capture kejadian langka itu.
gambar. 1.capture pertama.
Digambar pertama terlihat perbedaan suara yang ada 163 suara untuk kemenangan pasangan calon 2.
gambar 2. capture kedua
jika kedua gambar dibandingkan, tampak perbedaaan sekitar 700 suara untuk pasangan calon 2. Namun yang menarik adalah kedua gambar diambil dengan selang waktu beberapa detik saja. Sungguh suatu mukjizat bukan….
Tidak cukup dengan 2 kecurangan diatas, hal inipun berulang pada dini hari jam 2.49 tanggal 1 agustus 2008, ketika perolehan suara pasangan yang sama naik secara misterius 1800 suara dalam beberapa detik saja. Untuk yang satu ini, film live screenshot kejadian itu bisa anda lihat.
Hmm…. Dengan adanya 2 bukti ini, saya jadi merasa terpanggil untuk menjadi wasit dalam perseteruan yang terjadi. Dengan bantuan komputer dan sofware Camtasia, perjalan polling akan dipantau sehingga hal seperti ini tidak akan terulang kembali.
Khusus kepada hak manajemen Tribun, saya harap anda dapat mempertanggung jawabkan hal ini, bisa jadi situs anda telah disusupi sehingga perolehan polling dimanipulasi. Disini kebanggan Tribun sebagai salah satu media terpercaya di Bandung dapat tercemar..
Mari kita awasi PILWALKOT BANDUNG 2008 dan pilih pemimpin yang dapat memimpin Bandung dengan JUJUR dan ADIL
Akhir akhir ini banyak banget spanduk spanduk tentang calon walikota Bandung… kalo diliat liat sih,dari 3 calon kandidat yang terdaftar, 2 pasangan yang paling terlihat( ma gw sih heheh).
DADA – AYI
yang pertama pasangan Dada – Ayi, dengan dada rosada sebagai calon walikota. Dada rosada dulu juga walikota Bandung 2003 – 2008, kalo gw sebagai orang yang ngeliat dari luar sih, banyak hasil yang terlihat, yang paling keliatan tuh ada taman kecil kecil yang katanya sih dinamain “Taman Mobile”. keren aja sih ada taman mobile, tadinya gw gak tau tuh apa sih gunanya, eh sampe satu ketika ngeliat taman deket stasion di bongkar, dikecilinen malah sempet ilang, hmmm… keren juga.. taman kayak gitu, bisa dibongkar pasang, beli sekali eh bisa tempel dimanapun, kalo ternyata bikin macet, ya tinggal dibongkar en dibikin ulang di tempat lain heheh… keren keren…. kreatif banget idenya…
Hmm… trus solusi sampah yang ditawarkan, nah itu dia..solusinya sih PLTSa, pembangkit listrik tenaga sampah coy…. wah dimasa mati bergilir gini, gw jadi kepikiran, hmm bisa jadi solusi ini gak cuman jadi solusi tuk masalah sampah di Bandung, tapi juga masalah listrik…. kebayang gak sih, keren idenya.. cuman banyak yang gak setuju juga ma PLTSa, hmm gw juga belum tau banget konsep PLTSa yang dibawa, kayaknya musti “googling” dulu nih… tanya ma how stuff works kali ya…
TAUFIQ-ABU SYAUQI
nah calon kedua nih… yang gw tau sih cuman taufqurrahman, soalnya dulu pernah ikut seminar tentang Harun Yahya en dia jadi satu pembicara… dia mantan dosen Biologi ITB (ktanya ngundurin diri).. tapi berhubung gw di Fisika, jadi gak terlalu tau banyak tentang beliau…. kalo soal ini gw coba tanya anak biologi ah…
HADI (calon independent)
Hmm…. independent, nah ini gw paling gak tau.. pertama definisi independent, berarti gak berpartai ya.. Hmm, tapi bukannya DPRD masih orang partai, kalo dulu setau gw sih… atau sekarang ada DPRD non partai ya? waduh… kalo parlemen partai, tapi eksekutif non – partai bakal ribet sih… kalo di negara lain gimana ya.. hmm tampakgoogling lagi nih..